Minggu, 22 Mei 2011

kenangan

dia datang kembali.
seseorang yang seharusnya sedari dulu dihapus dari memori-memori.
namun dia selalu datang tanpa permisi, menyeruak dari kenangan yang tak pernah diharapkan.
tak seharusnya rasa ini terus terjaga, tak seharusnya kenangan ini masih terulang dan terulang.
tak seharusnya pikiran ini begitu picik. memikirkan dia yang telah menjadi miliknya.
tak seharusnya dia datang kembali. atau saya yang sengaja mencari.
ahhhh.. hati ini. mengapa kamu begitu lemah? bahkan untuk melawan kenangan tentangnya saja kamu terus menerus kalah. seharusnya kamu jauh lebih kuat, jauh lebih tegar.
karena kamu bukan melawan ketakutan, kecemasan, penderitaan ataupun semua hal yang menyakitkan. kamu hanya harus melawan sebuah kenangan yang tak boleh  diharapkan. :|

Selasa, 03 Mei 2011

amanah besar, Public Health Expo 2011 :D

sebenernya udah dari awal mau cerita, tapi baru sekarang bisa cerita disini.
tanggal 10 maret 2011 kemarin gue terpilih jadi Project Master Public Health Expo 2011 (PM PHE 2011). setelah proses bidding, gue yang akhirnya maju jadi PM. huaaaaa,,, gue inget banget pas ange alias kadept gue di P&K ngasih tau kalo gue yang kepilih, terus gue sms dia: "ga tau mau bilang istighfar, innalillah, atau hamdalah. tapi yang pasti bismillah aja lah.. :)"

akhirnya, here i am. sebagai pemikul amanah. sebagai penanggung jawab tertinggi di Public Health Expo 2011, sebagai orang yang pertama kali nanti bakal di hisab pertanggungjawabannya.
mungkin gue terlalu lancang untuk nagmbil amanah ini. tapi kalo gue ga meng-challenge diri gue sendiri, gue ga akan bisa berubah dan gue ga bisa maju karena gue akan selalu bersembunyi dibalik zona nyaman gue.

kata sahabat gue, ada salah satu kekuasaan terbesar jika kita menjadi seorang pemimpin. dengan menjadi pemimpin, kita bisa ngebuat, ngerubah, dan ngebentuk sistem seenak udel kita. kita bisa ngedesign sebuah sistem sesuai dengan tujuan kita tanpa harus nurut atau mikirin yang lain karena kita punya kekuasaan. HUAH! kotor sih keliatannya, tapi itu kenyataannya. terus kalo gue jadi PM PHE, tujuan gue apa?

tujuan gue ga macem-macem kok. gue cuma mau ngasih pamer ke semua orang kalo FKM UI itu patut di banggakan. gue bisa berkata lantang: Yes, I am a Public Health and I proud about it.
gue ga bisa naif, masih banyak orang yang ngeremehin kesehatan masyarakat. masih banyak orang yang mandang sebelah mata tentang ilmu preventif. bahkan ada beberapa dikalangan mahasiswa FKM sendiri yang masih ragu akan masa depannya ketika ia menjadi seorang ahli kesehatan masyarakat.
kesehatan masyarakat. mungkin beberapa dari lo semua ga pernah denger tentang ilmu ini. dan gue ngerasa bangga ketika gue lebih dulu tahu dan lebih dulu mencintai disiplin ilmu ini. dan gue berkewajiban memberitahu mereka atau kalian yang belum tahu, bahwa ahli-ahli kesehatan masyarakat adalah ujung tombak negeri ini dalam melakukan pembagunan kesehatan di Indonesia.

buat rekan-rekan seperjuangan gue di FKM, khususnya kepanitiaan Public Health Expo, ayo kenalilah ilmu ini lebih jauh lagi, pahami, resapi, dan temukan kebanggaan di dalamnya. then, "Show Up to The World that Public Health is Our Pride."




SEMANGAT BERJUANG! :D

Rabu, 27 April 2011

rindu akselerasi

dua tahun bersama kalian.. :)
sebelum saya lupa atau tak sempat mengucapkannya, saya mau bilang:
terima kasih.
terimakasih untuk dua tahun yang manis, getir, pahit, dan semua rasa didalamnya
terimakasih untuk mengajarkan apa itu kebersamaan, kepercayaan, dan ketulusan
terimakasih untuk menjadi sahabat yang selalu menciptakan ceria, membangkitkan dalam keterpurukan, menghibur dikala sedih, dan menjadi cambuk untuk memberikan yang terbaik dalam menggapai asa
terimakasih untuk semua canda, tawa, cinta, dan air mata
terima kasih untuk menjadi sahabat yang setia

satu yang pasti, saya tak pernah menyesal menjadi kelinci percobaan. kerena saya begitu beruntung mendapat hadiah spesial seperti kalian. karena saya begitu beruntung kenangan putih abu-abu saya terisi bersama kalian. :)


big BIG hugs.
mami.. :*

Sabtu, 09 April 2011

wanita dan segala tanya

mulia itu kata pertama yang seorang sahabat katakan kepada saya ketika saya meminta ia mendefinisikan kata wanita dalam satu kata. katanya, wanita menjadi mulia ketika ia bisa menjaga izzahnya.
jangan tanya saya apa arti kata izzah, nanti ada perang pemikiran apabila saya berpendapat sesuka hati tanpa pemahaman yang pasti. namun, yang saya pahami selama ini, izzah adalah kehormatan. itu artinya, wanita dianggap mulia ketika ia bisa menjaga kehormatannya.
hal ini menggelitik rasa ingin tahu saya. menjaga kehormatan seperti apa yang bisa dikatakan bahwa wanita tersebut dianggap mulia?
apakah ketika ia terbalut kain rapi nan menutupi semua auratnya? atau ketika ia mampu menjaga pandangannya? atau ketika ia mampu memerdekakan pikiran dan pendapatnya? atau ketika ia mampu menjaga perilakunya sehingga orang segan padanya?
kehormatan apa yang harus ia jaga?
kata ustad-ustad yang sering ceramah, wanita itu adalah sumber fitnah. ketika wanita dianggap sebagai sumber fitnah, apa yang harus ia lakukan?
mengisolasi dirinya dalam keterpurukan agar fitnah itu tidak dapat memajan orang lain?
atau ia harus keluar dari tempat berlindungnya, meratap pada dunia bahwa dirinya hanyalah seorang korban dan memohon dunia mengampuninya.
atau ia harus berontak dan bertanya garang pada semua yang memandangnya, sebuah pertanyaan mendasar yang tak pernah ada jawabannya sampai saat ini, "apa salah saya sehingga saya harus menanggung predikat sehina itu?"

wanita. kehormatan. presepsi. dan tradisi.
semua hal yang bergumul, saling merajut, hingga jadi benang kusut tanpa tahu mana pangkal mana ujung dan dimana mereka bertaut,

Rabu, 30 Maret 2011

realistic

banyak yang bilang, realistis itu beda tipis sama optimistis, tapi bisa juga jadinya mengarah ke pesimistis...
ah..
sebenernya gua ga pengen ngeluh..
cuma kepikiran aja, ada kalanya gua ngerasa kok hidup gua biasa aja yaa...?
ko, kayanya temen-temen gua lebih hebat dari gua, lebih beruntung, lebih sukses, lebih dan lebih segalanya.

gua bukannya ga mau bersyukur, but please God, izinkan saya untuk mengeluh satu kali ini saja. hanya kali ini, saya janji.

gua ngerasa kehilangan masa muda gua.
gua ngerasa begitu jauh dari sempurna
gua ngerasa akhlak gua jauh dari mulia
gua ngerasa ga bisa bebas untuk jadi seseorang layaknya remaja seumuran gua
gua ngerasa gua berada di tengah-tengah
gua mau begini, tapi sebenernya gua "harus" begitu

huaaaaaaaaaaaaaaa..... kerjaan gua ngeluh melulu.. T_T
tapi dengan mengeluh ini menandakan gua beneran manusia biasa. gua punya hati dan kadar iman yang fluktuatif. kadang naik kadang turun. gua bukan batu. at least gua nyadar gua belum kena sirosis.

galau. berasa abege. labil. >.<

Rabu, 02 Maret 2011

i will not go down

“Don't wait until everything is just right. It will never be perfect. There will always be challenges, obstacles and less than perfect conditions. So what. Get started now. With each step you take, you will grow stronger and stronger, more and more skilled, more and more self-confident and more and more successful.” - Mark Victor Hansen

gua ga akan nyerah. gua bakal memantaskan diri gua untuk jadi yang terbaik. gua ga mau kalah sama keadaan dan selalu bersembunyi dalam zona nyaman gua.

gua pasti bisa!

Sabtu, 26 Februari 2011

pergilah kasih

pergilah kasih kejarlah keinginanmu.
selagi masih ada waktu...
jangan hiraukan diriku
aku rela berpisah demi untuk dirimu
smoga tercapai semua keinginanmu... :)
(chrisye, pergilah kasih)

ditinggal.
barusan ini gue ngalamin apa rasanya ditinggal.
ada rasa sesak, ada sedikit kecewa, tapi juga ada kelegaan.
kita pisah bukan karena kita merenggang, tapi kita berpisah karena dengan itu kita bisa saling menguatkan.

perpisahan ini ngajarin gue satu hal:
-jangan pernah bergantung sama manusia, jangan jadikan seseorang sebagai sandaran beban lo.-
karena manusia hanyalah makhluk yang tidak patut dijadikan tempat bersandar, manusia bukanlah makhluk yang sempurna, walaupun ketidaksempurnaannya itu menjadikan ia sebagai sosok yang sempurna.

gue tau, perpisahan ini teguran Tuhan buat gue. karena gue lalai, karena gue sombong, karena gue bodoh udah ngegeser posisi Dia sebagai tempat sebaik-baiknya memohon pertolongan.

buat lo..
thankyou so much untuk sadar lebih cepet, kalo sebenernya yang penting itu "gue akan selalu ada untuk lo" bukan "gue ga bisa ninggalin lo"

sumpah, ini abstrak banget. tapi sebelum gue kehilangan kesempatan, gue pengen bilang:
gue bukan lo
lo bukan gue
kita adalah diri kita masing-masing
kita sama-sama bintang
tapi kita bersinar dengan cara kita tersendiri
memberikan pancaran kebahagiaan yang beragam
bagi orang di sekeliling yang menatap pada kita
karena kita, saling melengkapi.. :)

Jumat, 17 Desember 2010

happy birthday uda!

selamat ulang tahun abang tersayang, Reza Yudhitama...



pelampiasan

emang paling nyebelin kalo diinget pas orang lagi butuh doang, pas orang lagi sedih butuh pelampiasan, cuma sebagai tong sampah. mungkin kalo bisa ngeluarin sumpah serapah, blog ini bakal kaya gitu, capek jadi tong sampah gua. tapi buat apa dipikirin, toh dia juga ga bisa ngasih reaksi apa-apa. (oke, gua udah mulai ngelantur)

benci deh. suasana kampus ga enak. lagi masanya pergantian kepengurusan, pemetaan sumber daya. siapa disini, siapa disitu, siapa berhak, siapa pantas.
keliatannya semua rebutan posisi, jabat ini, nge-tag itu. gua akui, gua juga mulai merefleksikan lagi, gue mau kemana? tapi masalahnya, gue dibutuhkan atau tidak. setelah itu, gue bakal mampu atau tidak, dan ujungnya, gue pantas atau tidak.
ngomongin jabatan, posisi, ga ada bedanya kaya ngomongin politik tai kucing.

Senin, 29 November 2010

Time Management -WORST-


Rusuh. manajemen waktu gue lagi kacau bin balau bin galau. hahahahaha, *apa deeeeeeeeeh
maap banget tulisannya abstrak. ini bener-bener tempat sampah buat gue ngomel dan ngedumel. tulisan ini tanpa editan, jangan harap ejaannya baik dan benar apalagi sesuai EYD, diksinya juga acak. beneran sampah.
ini to do list yang harus gue lakuin dan parahnya sama sekali belum gue sentuh:
  1. Nyetrika Setinggi Gunung, oke, ini emang agak hiperbol, tapi gue pastiin ada sekitar setengah volume isi lemari gue isinya baju yang belum di setrika.  dan ini bikin gue bete dan dilematis. mau nyetrika kaga sempet-sempet, mau di taro di laundry kaga yakin, abisnya setrikaan laundry deket kosan gue kaga rapih, sering banget gue nemuin baju gue dari luar keliatan udah dilipet rapi, tapi pas dipeke banyak yang masih kusut. jadi solusinya untuk sementara, gue nyetrika baju dulu sebelum berangkat kuliah. tapi ini juga bikin gue dilematis. gue ga suka kalo nyetrika buru-buru di kejar waktu. ujung-ujungnya juga nyetrikanya jadi seadanya. seringnya tuh, gue kuliah jam 8, dan jam 7.40 gue baru nyalain setrikaan. see?? manajemen waktu gue = BURUK.
  2. Bikin Laporan Pertanggungjawaban alian LPJ. gue masih ada utang 3 LPJ kegiatan dan 1 LPJ keuangan. dan sekarang udah mau akhir kepengurusan. artinya, gue musti nyelesain semuanya itu paling lambat minggu ini. dan sekarang gue ga tau musti mulai dari mana. see?? manajemen waktu gue = masih BURUK.
  3. Gue mulai kena sindrom males ngerjain tugas kuliah!! oh my!!! mau jadi apa mahasiswa kaya gue? abisan gue bete, ga suka aja ngerjain tugas cuma gara-gara bisa dapet nilai. gue tuh pengennya ngerjain tugas biar gue ngerti, bukan buat nilai. tapi tugas yang males gue bikin itu, termasuk tugas yang ga pengen gue ngerti. alias ga penting.... ahhhhhh gue benci banget kalo kaya gini. menurut gue, kuliah itu nyari VALUE bukan nyari NILAI, tapi yang orang ngerti, sekarang itu VALUE = NILAI akademis. dan mau gamau gue emang harus tetep ngerjain tuh tugas. zzzzzttt, oke, gue emang labil. dan itu tugas deadlinenya harusnya minggu kemaren, tapi di kasih tambahan waktu sama asdosnya sampe minggu depannya lagi, dan itu hari rabu. dan sekarang hari senin. dan gue baru nyadar, kalo tugasnya banyak. dan gue gatau mau ngerjain kapan. hahahahaha. see?? manajemen waktu gue = semakin BURUK
  4. Ngerjain tugas kelompok. kalo point 3 tentang tugas individu, kalo point yang ke-4 ini tentang tugas kelompok. ga ko, kalo untuk tugas kelompok, gue ga mau nyusahin orang lain gara-gara ngambek ga mau ngerjain tugas cuma dengan alasan gue rasa tugas itu ga penting. masih berkaitan dengan manajemen waktu, minggu ini ada 3 makalah kelompok yang harus dikumpulin. dan sampai sekarang kita belom bagi-bagi tugas dan ngatur jadwal mau kapan ngerjainnya... mau gamau, tinggal nunggu waktu aja, kita ngerjainnya ngebut, mepet-mepet deadline. yak, gue emang dealiners sejati. see?? manajemen waktu gue = semakin bertambah BURUK.
  5. Bikin janji ulang sama Maizan. tau dah, emang gue ini temen yang nyebelin kali yaa.. udah berapa kali janjian mau ketemuan sama dia, mau cerita-cerita, kaga jadi-jadi. yang terakhir kemaren, dia sms, "mamiihh, ketemuan yuuu.." gue udah mau mengiyakan, tapi tiba-tiba ada jarkom mendadak, di suruh brifing. dan gue mau gamau harus mengorbankan janji gue itu demi brifing itu. dan parahnya, sampe sekarang gue belum bisa mastiin kapan kita bisa ketemu. gue ga tau jadwal dia kapan yang lowong, dan kalo jadwal gue sendiri, lo pasti udah bisa liat. jadwal gue berantakan abibes, alias gue ga bisa ngatur. see?? secara langsung atopun ga langsung, maizan udah jadi korban akibat keBURUKan gue memanjemen waktu. maaf ya maiii... >.< 
  6. belom lagi ngerjain hal-hal printilan yang ga jelas. simpel sih yang harus dikerjain, tapi kalo ga dikerjain, efeknya bisa ngehambat kerjaan yang laen-laen. contohnya: Beli pembuka kaleng, beli payung, beli pembatas buku, nyampul novel sama buku-buku yang lain, download tugas, kirim email, beresin kamar, bersihin jendela, transfer ke atm. etc. haaaaaaaahhhhhh :0
masih banyak sebenernya yang harus gue list, tapi bahkan gue lupa. yasudahlah. emang udah seharusnya to do list itu bukan cuma diinget doang, tapi dikerjain sampe selesai. dan gue udah mulai menunjukkan BURUKnya manajemen waktu yang gue punya dengan cara bukannya ngerjain semuanya, malah sekarang asik-asikan nongkromg di perpus ngeblog dan browsing-browsing ga jelas.... Hadeeeeeeeeh, bahkan gue benci sama sifat gue ini, udah tau, udah ngerti mana yang harus dikerjain, tetep ajaaa,, gue mengedepankan rasa males gue. Astaghfirullah.... 

Rabu, 24 November 2010

tak pernah terungkap

Saya titipkan rasa rindu ini kepada angin yang membelah langit.
Saya panjatkan pinta agar Dia memberikan penjagaan terbaik di setiap derap langkah mu.
Saya kirimkan paket-paket pengobar semangat untuk membakar kegigihan mu.
Saya harap, semua perjuangan mu tak tergulung oleh keadaan dan tak terseret oleh kelalaian.
Ketahuilah, diri ini bergantung pada mu, menopang kepada mu. Maka dari itu, tetaplah berdiri tegar agar aku bisa tetap bersandar di sisi mu, walau badai terus menggoyahkan kekokohan mu.
Teruslah berusaha, jangan biarkan kata menyerah terbesit dalam pikiran mu.
Buktikan pengakuan orang-orang itu memang pantas untuk mu.
Ketahuilah, walau tak pernah lisan ini berujar 'aku bangga pada mu' namun setiap tindak tandukku mengatakan begitu.
Terus berusaha saudara ku, jangan lupakan doa sebagai amunisi utama mu karena Tuhan maha pengatur segala kebaikan untuk mu.. :)


*teruntuk Reza Yudhitama dan Ardian Helmi Chandra yang selalu menjaga saya walau dengan cara mereka yang tak biasa.. :D

Kamis, 02 September 2010

creep



When you were here before
Couldn't look you in the eye
You're just like an angel
Your skin makes me cry
You float like a feather
In a beautiful world
I wish I was special
You're so fucking special

But I'm a creep
I'm a weirdo
What the hell am I doing here?
I don't belong here

I don't care if it hurts
I want to have control
I want a perfect body
I want a perfect soul
I want you to notice when I'm not around
You're so fucking special
I wish I was special

But I'm a creep
I'm a weirdo
What the hell I'm doing here?
I don't belong here

She's running out again
She's running out
She runs runs runs

Whatever makes you happy
Whatever you want
You're so fucking special
I wish I was special

But I'm a creep
I'm a weirdo
What the hell am I doing here?
I don't belong here
I don't belong here





Kalo pas galau, saya ga pernah bosen ngedengerin lagu ini. Apa lagi pas sekarang, ko kayanya nyentil banget yah? Lirik yang saya gedein fontnya, bener-bener kalimat-kalimat yang lagi nguing-nguing di otak saya. Pertanyaan hati saya. Pergolakan batin saya. Sungguh, merasa terasing di tengah keramaian itu bener-bener ngebuat saya merasa seperti orang aneh. Merasa terasing di tengah keramaian itu membuat saya semakain bertanya-tanya, tak pantaskah saya disini??

Rabu, 25 Agustus 2010

Iri Tanda Tak Mampu? –pepatah lama, BASI !-

Malam ke-16 ramadhan 1431 H, jam dua dini hari. Melihat bulan bulat sempurna menyinari kegelapan malam. Hanya lafazh-lafazh Tuhan yang dapat terucap dari bibir ini sebagai bentuk pengagunagn terhadap sang Pencipta. Di dalam keheningan, terpanjatlah seuntai doa kepada sang Penguasa. Duhai Tuhan, terimakasih telah Engkau pertemukan hamba kepada bulan yang mulia ini. Terimakasih karena Engkau telah memberikan kesempatan untuk hamba agar dapat mereguk nikmatnya pengabdian di jalan-Mu. Alhamdulillah.

Begitu banyak ucapan syukur yang saya panjatkan. Karena tidak ada hal lain yang dapat saya lakukan. Mengapa saya begitu suka cita? Karena saya rasa, Ramadhan ini begitu istimewa. Cukup berbeda dengan Ramadhan sebelum-sebelumnya. Kenapa istimewa?

  • Ramadhan tahun ini ga banyak bareng keluarga
  • Ramadhan tahun ini kegiatan saya cukup padat
  • Ramadhan tahun ini saya bertemu dengan hal-hal baru yang menantang
  • Ramadhan tahun ini, saya telah menjalin kembali tali silaturahmi yang sempat terputus

Mungkin saya bisa mencantumkan sederet alasan lainnya. Tapi, ada satu alasan yang paling kuat untuk mendorong saya terus memanjatkan syukur. Di Ramadhan tahun ini, saya dikumpulkan dengan orang-orang yang luar biasa. Orang-orang yang telah cukup sukses memprovokasi saya agar dapat memaksimalkan kembali amalan-amalan ibadah saya. Di sini, di lingkungan kampus ungu ini, suasana kompetitif merebut pahala yang di janjikan Tuhan begitu terasa. Saya merasa semua orang begitu bersemangat untuk dapat melaksanakan ibadah semaksimal mungkin. Meraup pahala-pahala yang menjadi berlipat ganda di bulan suci ini.

Ketika fenomena ini saya sadari, saya begitu tertegun. Tiba-tiba ada hal ganjil yang menyeruak di hati saya. Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi saya untuk mengartikan perasaan ganjil apa yang menjalari dada saya ini. Ini namanya perasaan iri. Iri sekali melihat mereka dengan semangat yang menggebu-gebu mengisi waktu di bulan suci ini. Iri sekali melihat mereka begitu mudah mendekati Tuhan. Iri sekali melihat mereka dengan mudahnya merayu Tuhan. Iri sekali melihat mereka mengartikan semua hela nafas yang mereka lakukan semata-mata hanya sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.

Ya, kepada Tuhan.

Kepada Tuhan mereka.

Bukan, Dia, Tuhan saya juga.

Lalu, mengapa saya begitu iri?? Karena saya merasa tak mempunyai hubungan sedekat itu dengan sang Maha Pencipta. Detik pertama saya mengartikan rasa iri itu sesuai dengan frasa yang berkembang dikalangan orang banyak. Iri tanda tak mampu. Salama satu detik itu saya telah menghakimi diri saya tidak akan mampu menjadi dekat dengan Tuhan. Namun pada detik berikutnya, saya mendobrak penghakiman diri tersebut. Biarlah rasa iri itu sebagai kompor bagi saya untuk dapat melakukan jauh lebih hebat daripada yang mereka lakukan. Jika selama ini saya merasa jauh dari Tuhan, biarlah rasa iri itu membakar semangat saya untuk berlari lebih kencang mendekati Tuhan. Ternyata, pada kenyataannya, mengejar Tuhan bukanlah suatu hal yang melelahkan. Mengejar Tuhan merupakan suatu hal yang membahagiakan.

Pada akhirnya, di tengah perjalanan Ramadhan ini, saya ingin berterimakasih kepada semua orang yang telah memicu rasa iri itu berkembang di dada saya. Terimakasih karena telah menularkan semangat kompetisi ini kepada saya. Ayo kita terus berjuang! Perlombaan ini belumlah usai, berlomba-lomba dalam kebaikan. Siapakah yang akan jadi pemenangnya? Tidak ada yang tahu selain Tuhan. Tuhan saya, Tuhan kalian, Tuhan kita. Allah Azza Wa Jalla.

Selasa, 24 Agustus 2010

Perdana nii… :)

Bismillahirrahmanirrahiim..

Akhirnya, tergerak kembali buat tul-menul alias tulis menulis (ka Aida -PO science fest 2010-, 2010) lewat blog. Kemaren-kemaren ga pernah lanjut ngeblog lagi karena emang dasarnya saya males ngurus blognya. Secara saya cukup gaptek dan emang ga mau usaha buat nyari tau buat mempercantik blog saya yang dulu itu. Alhasil itu blog terbengkalai dan bagusnya saya lupa sama passwordnya. Intinya saya udah ga peduli lagi.

Tapi, tapi, tapi, pertanyaannya, kenapa ujug-ujug (tiba-tiba) saya jadi ngeblog lagi?? Tidak lain dan tidak bukan ini karena dorongan sang Kadept Pendidikan dan Keilmuan BEM FKM UI 2010. Intinya ini salah satu tools dari bu kadept buat nyemangatin the SMART-ers biar eksis tulis menulis. Sebetulnya, saya mau minta maaf, abisnya telat bikin blognya. Telat dua bulan, dari waktu yang dianjurkan. Hehehehehe, maaf ya ka Septi dan teman-teman P dan K.. (^o^)v

Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan??

Mulai sekarang, saya janji bakal terus ngurusin blog yang ini. Saya juga janji buat mau belajar ngeberesin blog. Saya juga janji buat melepas diri saya dari belenggu kegaptekan dunia. Dan saya juga berjanji buat terus aktif menulis. Janji terakhir yang agak susah. Menjaga komitmen itu cukup sulit buat saya. Karena, saya akui, ketika malas saya sedang kumat, saya yakin saya bisa membuat seribu alasan sabagai pembenaran rasa malas ini. Tapi saya akan SELALU berusaha. ga mau ngulang kesalahan yang sama. Ga mau ngebuat diri saya terjajah rasa malas. Ini salah satu integritas yang harus saya lakukan. Masa, anak keilmuan males nulis?

Pokoknya mah, blog yang baru ini langkah awal saya buat terus nge-upgrade diri di bidang tulis menulis. Doakan saya teman!!! Supaya saya bisa Menuhin semua janji yang diatas. Mohon bimbingannya juga kalo saya nanya-nanya tentang pernak-pernik blog. Oke.oke.oke!! (^^,)p